Rangkuman tentang scripts di package.json (NodeJS)

Pada awal pengembangan nodejs pasti sudah sering menjalankan npm run dev atau npm run start. sekarang saya akan membagian sedikit tentang point-point yang harus diperhatikan. point-pointnya sebagai berikut

  1. Bisa menjalankan package yg sudah diinstal tanpa harus menambahkan di scripts.

    ketika menginstal misal jest. npm i -D jest. Anda bisa langsung menjalankan dengan menggunakan npx. contoh:

     npx jest
    
  2. Bisa menjalankan perintah prompt OS di scripts
    yang di script tidak hanya menjalankan package yg sudah diinstal. tetapi juga prompt pada terminal. seperti del, copy, mkdir, ls, dll. contoh penggunaan seperti berikut:

      "make-folder": "mkdir nama-folder"
    
  3. Bisa menggambungkan beberapa perintah dalam satu script

    misal ketika ingin membuat folder lalu membuat file index.html. contoh sebagai berikut:

     "make-folder": "mkdir nama-folder && touch index.html"
    
  4. Bisa ketika menjalankan 1 script bisa menjalankan 2 secript skaligus.
    kita cukup menambahkan pre di nama script. misal sebelum menjalankan test, kita sebagainya menjalankan perintah yg lain dlu.

     "pretest":"echo 'menjalankan pretest'"
    
     "test":"echo 'menjalankan test'"
    

    ketika dijalankan npm run test. maka yg muncul adalah

     menjalankan pretest
     menjalankan test
    

    sehingga anda bisa menggunakan untuk precompiler, dll.

  5. Bisa menampilkan info versi project
    misal ingin menampilkan info versi project sekarang.

     "cek-versi":"echo 'versi sekarang' %s"
    
  6. Bisa mengambil data yg dimasukkan ke dalam argument

    misal saya ingin menampilkan nama yg saya masukkan ketika menjalankan

     npm run myname ariska
    

    Sehingga scriptnya sebagai berikut:

     "myname":"echo 'my name is' $1"
    
  7. Tidak bisa membuat percabangan dengan membandingkan isi argument

    misal kita membandingkan argument dengan nama 'ariska'.

     "test": "if ( $1 = 'ariska' ); then echo 'lengkap' ; else echo 'harus mengisi lengkap.'"
    

    sehingga menyebabkan error. tetapi ketika mengisi value true atau false. baru bisa berjalan dengan baik

     "test": "if (true); then echo 'lengkap' ; else echo 'harus mengisi lengkap.'"
    

    sehingga ketika dijalankan npm run test. hasilnya

     lengkap
    
  8. Bisa menggunakan script javascript untuk memproses argument

    misal menampilan nama jika mengisi dan tidak menampilkan apapun jika tidak mengirimkan argument.

    buat file npmcode.js dengan isi

     if (process.argv[2] === '') {
       process.exit();
     }
    
     console.log('hallo ' + process.argv[2]);
    

    lalu pada scriptsnya

     "code": "node npmcode.js",
    

    sehingga ketika dicoba jalankan npm run code ariska. hasilnya

     hallo ariska
    

    Sebenarnya masih banyak, biar bisa saling berbagi, silakan tambahkan catatan ke 9 dan seterusnya dicomment dibawah ini.

    Semoga bermanfaat. Terimakasih